Selamat Datang Di Blog Dian Rahmawati
Mickey Mouse

Jumat, 20 Mei 2016

BAHASA INDONESIA - TUGAS KE 3 TULISAN



TULISAN

           1.      Menjabarkan bagaimana proses membuat resensi
a.       Menentukan buku yang akan diresensi
Tentukan buku yang akan anda resensi baik itu roman, novel, biografi, atau yang lain. Selain itu seorang resentator menyebutkan juga buku termasuk buku fiksi atau nonfiksi.

b.       Mencatat anatomi buku
Dalam resensi juga tercantum identitas dari buku. Catatlah identitas buku yang akan kita resensi, seperti jenis buku, judul buku, nama pengarang, nama penerbit, tahun terbit, tahun cetak, jumlah halaman, jenis kertas, dimensi dan harga buku. Catat pula mengenai bentuk atau format dari buku itu. Apakah bentuknya, kertas, ilustrasi cover, jenis huruf yang dipakai, dan sebagainya.

c.       Membaca buku dengan teliti
Membaca dengan detail dan mencatat hal-hal penting. Sebelum membuat resensi, bacalah terlebih dahulu buku yang akan diresensi hingga tuntas lalu mencatat kutipan dan kata-kata penting, dan poin poin utama di dalamnya.

d.      Membuat Ikhtisar buku
Menulis kembali gagasan yang dianggap penting ke dalam karangan singkat yang mempunyai satu kesatuan yang padu

e.       Membuat isi resensi
Selanjutnya, Pada tahap ini kita memberikan komentar dan pandangan kita terhadap buku yang kita resensi. Berikut langkah-langkahnya :
·         Membuat informasi umum tentang buku yang diresensi
·         Menentukan judul resensi
·         Membuat ringkasan secara garis besar
·         Memberikan penilaian buku
·         Menonjolkan sisi lain dari buku yang diresensi
·         Mengulas manfaat buku tersebut bagi pembaca
·         Penilaian dari segi kelengkapan karya, EYD dan sistematika resensi

f.       Kesimpulan
Kemukakan apa yang diperolehnya dari buku yang diresensi dan imbauan kepada pembaca. Jangan lupa cantumkan nama kamu selaku peresensi.

        2.      Membuat resensi sebuah karya
              a.       Judul Resensi              :   Kisah Hidup  Perjalan Habibie & Ainun
              b.      Identitas Buku             :
·         Judul Buku            :   Habibie & Ainun
·         Pengarang              :   Bacharuddin Jusuf Habibie
·         Penerbit                 :   PT. THC Mandiri
·         Tahun Terbit          :   2010
·         Tempat Terbit        :   Jakarta
·         ISBN                     :   978-979-1255-13-4
·         Ukuran/Tebal         :   14 cm x 21 cm
·         Harga buku            :   Rp. 79.000,00
·         Jumlah Halaman    :   xxi + 323 halaman
·         Jenis Cover            :   Soft Cover

             c.       Ringkasan/Sinopsis     :
Dalam buku ini dikisahkan bagaimana Pak Habibie tertarik pada Bu Ainun, kisah pacaran mereka yang singkat dan berujung pada pernikahan. Selanjutnya kita dapat mengetahui episode kisah hidup Pak Habibie (yang tentunya dalam setiap tahapan kehidupannya tak lepas dari peranan Bu Ainun).
Mulai dari pasangan baru dengan gaji yang pas-pasan di Jerman, namun kesulitan-kesulitan di awal pernikahan mereka membuat mereka bertambah saling memahami.Menghadapi kehidupan yang keras,Bu Ainun tak mengeluh, bahkan senantiasa menyambut Pak Habibie dengan pandangan dan senyuman yang menentramkan. Dan berkali-kali Pak Habibie menyebutkan dalam buku ini bahwa pandangan dan senyuman Bu Ainun senantiasa membuatnya terpukau dan dirindukannya.
Ketika Pak Habibie mengalami masalah dalam penyelesaian doktoralnya dan merasa kerja kerasnya sia-sia, namun Bu Ainun memberikan motivasi dan saran untuk menyelesaikan masalahnya. Atas saran dari Ibu Ainun inilah, masalahpun dapat terpecahkan. Pak Habibie merasa Bu Ainun adalah ilham untuknya, oleh karena itu anak pertama mereka diberi nama Ilham. Di sini, saya sangat salut sekali dengan kecerdasan Bu Ainun yang memahami persoalan yang menimpa suaminya dan dapat memberikan solusi. Dan apapun yang terjadi Pak Habibie senantiasa mengkonsutasikannya dengan Bu Ainun. Juga pernyataan Pak Habibie karena Aninunlah sesuatu yang tidak mungkin ia lakukan jika Ainun merasa mungkin untuk dilakukan maka Pak Habibie akan yakin dapat membuat sesuatu yang tidak mungkin itu menjadi mungkin. Ketika anak kedua lahir, maka kebutuhan semakin besar Bu Ainun memutuskan untuk bekerja menjadi dokter anak(atas dukungan Pak Habibie), akan tetapi akhirnya harus melepaskan pekerjaannya karena anaknya sakit dan merasa bersalah tidak dapat merawat anaknya. Meskipun pada akhirnya Bu Ainun memutuskan menjadi Ibu rumah tangga namun Bu Ainun tetap dituntut untuk dapat mengikuti perkembangan karier Pak Habibie sehingga masih tetap dapat memberikan masukan-masukan kepada Pak Habibie.Apalagi setelah kembali ke tanah air, bu Ainun disibukkan untuk mendampingi Pak Habibie juga membuat kegiatan di lembaga-lembaga yang dipimpin oleh suaminya dan juga mengepalai berbagai yayasan. Jabatan yang diemban Pak Habibie tak membuat Bu Ainun berubah, malah mereka semakin tidak dapat dipisahkan dimana ada Pak Habibie disitu ada Bu Ainun. Sampai ketika bu Ainun sakit dan meninggal, Pak Habibie merasa bahwa ia dan Ainun maninggal karena diikat oleh cinta yang murni, suci, sejati, sempurna dan abadi.

          d.      Nilai – nilai yang terkandung dalam Novel Habibie & Ainun adalah :
·         Nilai Agama   :  
o   Kami berkeyakinan bahwa untuk cinta yang murni , suci, sejati, sempurna dan abadi kami, Allah SWT selalu akan mendampingi kami dalam perjalanan membangun keluarga sakinah 
o   Saya memeluknya sambil memanjatkan doa bersama membaca Al Faatihah
o   Mereka memang ada dari komunitas pesantren yang kami undang termasuk jamaah pengajian yang selama ini di selengarakan Ainun secara rutin di rumah kami
  
·         Nilai Budaya
 o   Resepsi menurut budaya Gorontalo dilaksanakan. Ainun berbusana Gorontalo dengan hiasan rambut yang sangat ketat dan berat.                                                                                                                                                                                                                      
·         Nilai Pendidikan  : 
o   Habibie melanjutkan sekolahnya di Jerman 

           e.       Kesimpulan saya terhadap buku ini layak untuk dibaca karena didalamnya tidak hanya membahas    soal kisah cinta Habibie dan Ainun saja, tapi juga membahas tentang kehidupan yang harus banyak bersyukur dan rela menyerah untuk mendapatkan sesuatu yang diinginkan. selain itu novel ini juga membahas tentang negara Indonesia, yang bisa membuat kita lebih mempunyai jiwa nasionalisme.


DAFTAR PUSTAKA :
Jusuf Bachhruddin Habibie. 2010. Habibie dan Ainun. Jakarta : HTC Mandiri

Tidak ada komentar:

Posting Komentar